Monday, 9 March 2015

Bagi yang pernah mengenyam di dunia pesantren pasti tidak asing lagi dengan istilah huruf pegon. Huruf Pegon merupakan huruf arab yang digunakan untuk teks yang berbahasa jawa. Jadi membaca huruf pegon berarti membaca teks berbahasa jawa dengan huruf arab. Ini banyak digunakan di pesantren-pesantren di Indonesia khususnyya di jawa.

Tak jarang banyak kajian-kajian kitab dengan menggunakan huruf pegon. terutama terjemah kitab-kitab klasik. misalnya terjemah kitab "Syarah Qamiut Tughyan" yang diterjemahkan dalam bahasa jawa dengan huruf pegon oleh KH. Asrori Ahmad, pengasuh Pondok Pesantren Raudhotut Tulab, Wonosari, Tempuran, Magelang. Kemudian beberapa kitab kecil seperti kitab Tarikh Nabi Muhammad SAW, kitab dg judul Ngenalake Tarikh Poro Nabi (عنالاكى تاريخ فارا نابى) asli berbahasa jawa dengan huruf pegon oleh Kiai Toha Mahsun dan ada beberapa yang hasil terjemahan.

Selain itu tulisan pegon juga digunakan sebagai ma'no gandul yaitu terjemahan perkata dengan bahasa jawa yang berada dibawah teks asli berbahasa arab.
  
Huruf pegon secara garis besar hampir sama seperti huruf arab namun ada beberapa huruf yang berbeda karena pelafalan bahasa jawa yang tidak ada dalam bahasa arab, misalnya NGA (pakai huruf 'ain yang dikasih titik tiga di atasnya); Huruf P (huruf fa' atau bisa juga seperti huruf fa' tapi dengan titik tiga di atasnya); NYA (huruf ya' tapi bertitik tiga dibawahnya); G (ada yang menggunakan huruh ghain ada pula yang menggunakan huruf kaf dengan tiga titik dibawahnya); C (huruf jim dengan tiga titik).

Kalau di mata kuliah filologi huruf pegon di kalangan orang melayu disebut juga dengan huruf jawi, teksnya tidak hanya berbahasa jawa tapi juga berbahasa Indonesia dan juga Melayu.

Nah mungkin sekilas tentang huruf pegon, yuk kita lihat contohnya:

Sumber: Tarikh an-Nabi Muhammad SAW disusun oleh K. Thoha Mahsun Hlm 1.
"kitab tarikh iki banget migunani kanggo kaum muslimin lan muslimat, mengkono ugo bocah lanang lan wadon kang wis podo ngerti HURUF PEGON, ringkes tur terang.- ing jerone pirang-pirang ayat Qur'an lan ing entek-entek ane di tambah satus hadist"

Kitab tarikh ini sangat berguna untuk kaum muslimin dan muslimat begitu juga untuk anak laki-laki dan perempuan yang sudah mengerti huruf pegon yang ringkas dan jelas. Di dalamnya terdapat banyak ayat al-Qur'an dan diakhir (kitab) ditambakan seratus hadist.

contoh huruf pegon dalam ma'no gandul :

Sumber: Wasiyatul Musthofa Lil Imam Ali. diterjemahkan oleh Muhammad Asror Hajj Thoha
Nah yuk kita coba baca potongan teks berbahasa jawa dengan huruf pegon yuk... dari terjemah "Syarh Al-Hikam, ibn Athoillah al-Sakandari yg diterjemahkan Mishbah bin Zainul Mushofa dari Tuban:

dibaca yang garis kuning ya..

 


16 comments:

  1. Ini mirip huruf arab melayu yah mas? Dulu waktu SD pernah belajar seperti ini juga.

    ReplyDelete
  2. hahaa... kalo di kampung dulu ngaji ta'lim muta'alim, mabadil fiqih 1-4 juga pegon mas... sorogan... jadi kangen...

    ReplyDelete
    Replies
    1. ahaha iya itu pelajaran di madrasah diniyah dulu waktu aku masih SD :D

      Delete
  3. ternyata namanyua hurup pegon ya mas...saya taunya baca aja dulunya. ok makasih infonya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya huruf pegon ada yang bilang huruf jawi juga :)

      Delete
  4. wah karen nie, disini bisa mendalami agama

    ReplyDelete
  5. di perjelas lagi mas di perbanyak contoh" biar yg umum kaya saya ini bisa belajar

    ReplyDelete
  6. Salam

    Sebelum membeli/memesan, bolehkah saya melihat dulu daftar kitab kuning dengan terjemahan kata perkata yang Bapak/Ibu miliki?

    Terima kasih.
    Agus Salim
    tuhansayangiaku@gmail.com

    ReplyDelete

terimakasih ^_^